Dinamika Leverage dan Struktur Permodalan Bank BJB Syariah: Analisis Debt to Equity Ratio Periode 2016-2023
Keywords:
Debt to Equity Ratio, Leverage, Liabilitas, Ekuitas, Struktur Permodalan, Bank SyariahAbstract
Penelitian ini menganalisis dinamika leverage dan struktur permodalan Bank BJB Syariah melalui Debt to Equity Ratio (DER) selama 2016–2023. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan data sekunder berupa liabilitas dan ekuitas yang bersumber dari laporan tahunan bank. Analisis dilakukan melalui perhitungan DER, perbandingan antarperiode, analisis tren, pertumbuhan kumulatif, dan pertumbuhan tahunan majemuk. Hasil penelitian menunjukkan bahwa DER berfluktuasi dengan kecenderungan meningkat dari 107,35% pada 2016 menjadi 215,24% pada 2023. DER berada pada rentang 100,36%–119,74% selama 2016–2018, meningkat menjadi 147,60% pada 2019, menurun menjadi 117,97% pada 2020, kemudian meningkat kembali menjadi 146,93% pada 2021, 205,82% pada 2022, dan 215,24% pada 2023. Selama periode penelitian, liabilitas meningkat sekitar 217,65%, sedangkan ekuitas hanya meningkat sekitar 58,43%. Laju pertumbuhan tahunan majemuk liabilitas mencapai sekitar 17,95%, lebih tinggi daripada ekuitas sebesar 6,79%. Temuan tersebut memperlihatkan pelebaran kesenjangan pertumbuhan liabilitas dan ekuitas serta peningkatan leverage pada tiga tahun terakhir. DER tidak digunakan sebagai satu-satunya indikator kesehatan bank, tetapi sebagai instrumen untuk membaca perubahan komposisi pendanaan. Penguatan ekuitas, pengendalian pertumbuhan liabilitas, dan analisis bersama rasio kecukupan modal, kualitas aset, likuiditas, serta profitabilitas diperlukan untuk memperoleh penilaian yang lebih komprehensif.

